Membanggakan! Dua Tunas Muda SD 010 Palece Ukir Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Polewali Mandar – Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam pelestarian Bahasa Mandar. Kebanggaan kali ini datang dari SD Negeri 010 Palece, Kecamatan Limboro, yang berhasil mengirimkan dua siswa berprestasi dalam ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2025 tingkat Provinsi yang diselenggarakan di Hotel Dalton Makassar tanggal 3-5 November 2025.

Dua bintang cilik tersebut adalah M. Albani, yang meraih Juara II pada kategori Pidato Bahasa Mandar, dan Alkhalifi Muharram Aco, yang tak kalah gemilang dengan menyabet Juara III pada kategori Menulis Cerpen Bahasa Mandar.

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) merupakan program strategis nasional yang diusung oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen, dalam rangka Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD). Ajang ini bertujuan menumbuhkan kembali kecintaan, kebanggaan, dan kemampuan berbahasa daerah pada generasi muda.

Kepala Sekolah SD Negeri 010 Palece, dengan rasa haru dan bangga, menyampaikan apresiasinya.

“Kami sangat bangga dengan M. Albani dan Alkhalifi. Prestasi mereka adalah hasil dari ketekunan luar biasa, didukung oleh bimbingan intensif dari guru-guru dan doa dari orang tua. Mereka telah membuktikan bahwa Bahasa Mandar, sebagai bahasa ibu kita, masih relevan dan dapat menjadi wadah prestasi,” ujarnya.

M. Albani, dengan keberanian dan kelancarannya berpidato, berhasil memukau dewan juri. Pesan-pesan yang disampaikannya dalam Bahasa Mandar dinilai lugas dan penuh makna, membuatnya berhak atas posisi Juara II.

Sementara itu, Alkhalifi Muharram Aco menunjukkan bakatnya dalam dunia literasi. Karya cerpennya dalam Bahasa Mandar berhasil memenangkan Juara III. Cerpen tersebut dinilai memiliki alur cerita yang menarik dan mampu memanfaatkan kekayaan kosakata serta nuansa budaya Mandar dengan baik.

Prestasi gemilang dari dua siswa SD Negeri 010 Palece ini diharapkan dapat memicu semangat siswa-siswa lain di Polewali Mandar untuk tidak malu dan justru bangga menggunakan Bahasa Mandar, baik dalam komunikasi sehari-hari maupun dalam ranah seni dan sastra.

Keberhasilan Albani dan Alkhalifi menjadi penanda penting bahwa upaya Revitalisasi Bahasa Daerah di Polewali Mandar berjalan efektif, melahirkan tunas-tunas muda yang siap menjaga dan mengembangkan warisan leluhur mereka di tengah gempuran modernisasi dan bahasa global.

Data Prestasi:

Nama Siswa Kategori Lomba Raihan Juara
M. Albani Pidato Bahasa Mandar Juara II
Alkhalifi Muharram Aco Menulis Cerpen Bahasa Mandar Juara III

Selamat kepada M. Albani dan Alkhalifi Muharram Aco, serta seluruh keluarga besar SD Negeri 010 Palece! Kalian adalah penjaga masa depan Bahasa Mandar yang sesungguhnya.